Our Organic Vanilla Bean

Our Organic Vanilla Bean
Click The Picture Above

Vanilla Training Camp

Vanilla Training Camp
Click The Picture Above
BLOG INFORMASI VANILLA& HASIL PERTANIAN ORGANIK LAINNYA

Rabu, 2009 Juli 15

VANILLA FLAVOUR

Tahukah pembaca bilamana Vanilla Ice Cream merupakan salah satu dari tiga rasa Ice Cream yang menjadi favorit di USA? Vanilla Gelato (Gelato Vaniglia), Chocolate Gelato (Gelato Cioccolato) dan Banana Gelato (Gelato Banana). Pada Blog ini sebelumnya di mana penulis pernah memposting tentang cara pembuatan Natural Vanilla Ice Cream, namun sebagai informasi tambahan maka berikut link menarik yang belum lama ini dapat penulis peroleh, silahkan KLIK:
Apakah buah Vanilla hanya sekedar dijadikan sebagai bahan baku pembuatan es krim? Sebuah link menarik tentang informasi buah Vanilla yang juga banyak dibutuhkan pada industri minuman seperti campuran pada vodka ataupun cokctail yang juga resepnya pernah penulis posting pada blog ini, namun sebagai informasi tambahan maka berikut link menarik yang belum lama ini dapat penulis peroleh, silahkan KLIK:

Vanilla Syrup
http://cocktails.about.com/od/mixology/r/vanilla_syrup.htm
Informasi menarik lainnya tentang Vanilla Syrup, KLIK:
http://www.expotv.com/Starbucks-Vanilla-Syrup/1Y-e4a
Kemudian tentang Vanilla Vodka silahkan KLIK:
http://www.kitchenproject.com/vanilla/vanillaspecial.htm
KLIK beberapa link menarik lainnya tentang buah Vanilla:

Informasi Buah Vanilla Organik
KLIK. http://www.javaorganicvanillabean.blogspot.com
Tersedia dalam Kemasan 500 gram, 250 gram dan 100 gram

Rabu, 2009 Juli 08

ITS TIME TO FLOWER POLLINATION

Its time to flower pollination! Demikian kiranya tema pelaksanaan kegiatan Vanilla Training Camp selama bulan Juli tahun 2009 di lokasi perkebunan Vanilla organik dan peternakan Villa Domba. Sebagaimana informasi yang sudah penulis sampaikan pada blog ini sebelumnya, khusus kegiatan pelatihan budidaya tanaman Vanilla yang diadakan selama bulan Juli tahun 2009 ini di mana peserta berkesempatan untuk mengawinkan bunga tanaman Vanilla setiap pagi harinya di bawah bimbingan tim Villa Domba, setelah itu aktivitas peserta pun berlanjut seperti biasa dengan materi pelatihan lainnya seperti teknik penyetekan tanaman Vanilla dengan teknologi BioFOB, teknik penyiapan lahan dan penanaman bibit Vanilla hingga kegiatan perawatan serta pemeliharaan tanaman. Tidak ketinggalan budidaya tanaman Vanilla dalam pot sampai pengolahan pupuk organik dengan memanfaatkan kotoran ternak domba menggunakan teknologi BioTRIBA.



Hari yang istimewa! Pelaksanaan kegiatan Vanilla Training Camp yang kembali berlangsung sedari tanggal 03 Juli hingga 05 Juli tahun 2009 lalu sangatlah istimewa, betapa tidak di mana selama penyelenggaraan Vanilla Training Camp yang biasanya lebih banyak diikuti oleh peserta dari negara luar maka sungguh membahagiakan hati penulis dengan adanya keikutsertaan peserta dari Indonesia pada minggu lalu. “Selamat! Pak Bob adalah orang Indonesia kedua yang mengikuti Vanilla Training Camp!” ucap pak Suhadi Sukama selaku sang penggagas Villa Domba kepada pak Bob Setiawan sebagai peserta Vanilla Training Camp dari Indonesia. Pak Bob Setiawan merupakan orang Indonesia kedua setelah pak Trevi yang mengikuti pelaksanaan kegiatan Vanilla Training Camp di Villa Domba. Berikut adalah seputar informasi kegiatan pelatihan budidaya tanaman Vanilla yang dapat diikuti bagi pembaca yang berminat di lokasi perkebunan organik dan peternakan Villa Domba.



Hari pertama pelatihan adalah pasti akan selalu diisi dengan materi wajib yang dibawakan oleh penulis yaitu pengenalan botani tanaman Vanilla. Materi ini sangatlah penting dan memiliki tujuan untuk menjadikan peserta dapat lebih familiar dengan tanaman Vanilla, seperti apa tanaman Vanilla itu bentuknya? Kemudian bagaimana sistem perakaran tanaman Vanilla itu sebenarnya? Apa yang dimaksud dengan sulur pada tanaman Vanilla? Bagaimana tanaman Vanilla dapat memperoleh makanan untuk pertumbuhannya? Seperti apa daun tanaman Vanilla? Semua dibahas tuntas termasuk bentuk bunga dan buah pada tanaman Vanilla sehingga peserta pun diharapkan akan memiliki pengetahuan dasar seputar tanaman Vanilla untuk berlanjut kepada materi pelatihan berikutnya. Jadi bagi para peserta yang belum pernah mengenal ataupun memiliki pengetahuan tentang tanaman Vanilla ini tidaklah perlu khawatir dikarenakan akan diberikan materi pengenalan terlebih dahulu oleh tim Villa Domba di lapangan. Sebagaimana kata pepatah yang menyatakan bahwa bilamana tak kenal maka Kita pun tak sayang.



Berlanjut materi berikutnya adalah penyetekan bibit tanaman Vanilla dengan teknologi BioFOB. Setelah mendapatkan pengarahan dan penjelasan singkat dari instruktur lapangan Kami maka peserta pun diminta untuk mencoba satu persatu melakukan pemotongan sulur tanaman Vanilla terkait kepentingan pengadaan bibit stek. Penyelenggaraan Vanilla Training Camp memang sengaja tidak dilaksanakan dalam suatu ruangan class room akan tetapi peserta diajak langsung ke lapangan dan berpartisipasi aktif pada setiap kegiatan yang berhubungan dengan materi yang disampaikan. Tidak lain ini bertujuan dengan adanya penyampaian materi yang dilanjutkan dengan pratikum langsung di lapangan maka setiap kegiatan yang dilakukan akan membekas dan teringat di memori peserta untuk selanjutnya diterapkan manakala usai kegiatan pelatihan nanti. Tampak gambar di atas manakala pak Bob sedang menyimak serius tentang perbanyakan bibit stek tanaman Vanilla menggunakan teknologi BioFOB yang berguna untuk mencegah penyakit busuk batang pada tanaman Vanilla.



Kegiatan berikutnya bagi para peserta adalah persiapan lahan dan penanaman bibit Vanilla di lokasi perkebunan organik dan peternakan Villa Domba. Selain kegiatan perkawinan bunga tanaman Vanilla yang awam bagi para peserta berikut teknik pengolahan buah di mana kekeliruan masih terjadi dan banyak penulis temukan di lapangan terkait persiapan lahan dan cara penanaman bibit Vanilla, peserta pun diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan penanaman Vanilla pada pelaksanaan program Vanilla Training Camp ini. Urutan materi kegiatan pelatihan yang dibuat sistematis diharapkan menjadikan peserta tidak menjadi bingung dan dapat memahami rangkaian aktivitas dalam melakukan budidaya tanaman Vanilla dengan cara organik. Mulai dari pemanfaatan sabut kelapa sebagai media pengikat air pada tanah hingga aplikasi pupuk organik yang diberikan pada tanaman Vanilla saat melakukan kegiatan penanaman awal di lokasi lahan perkebunan.



Pada materi kegiatan pemeliharaan tanaman maka peserta pun akan diajak berkeliling lapangan guna dapat melihat dari dekat seperti apa sebenarnya cara perawatan dan pemeliharaan tanaman Vanilla yang dilakukan di lokasi perkebunan organik dan peternakan Villa Domba. Peserta pun akan diajarkan pengetahuan dan praktik langsung di lapangan manakala saat berkeliling misalnya ditemukan tanaman yang memang memerlukan tindakan perawatan segera. Selain perkawinan bunga seperti yang penulis sampaikan di atas maka inilah yang menjadikan kenapa pelaksanaan program Vanilla Training Camp memerlukan waktu selama 3 hari di lokasi perkebunan organik dan peternakan Villa Domba. “Jadi mahir karena biasa!” demikianlah tujuan yang hendak Kami capai pada setiap penyelanggaraan Vanilla Training Camp yang diikuti oleh setiap peserta yang ada.




Semakin lebih berbobot harapannya penyelenggaraan Vanilla Training Camp ini bagi para peserta dengan adanya kesediaan sang penggagas Villa Domba yaitu pak Suhadi Sukama untuk membagi pengalamannya seputar budidaya tanaman Vanilla. Sebagai informasi bagi para pembaca di mana pak Suhadi Sukama yang juga merupakan ayah bagi penulis dengan kesediaannya untuk mengisi materi pada penyelenggaraan Vanilla Training Camp ini maka semoga dapat memberikan motivasi dan semangat dalam mengembangkan budidaya tanaman Vanilla. Dari beliau maka peserta akan dibagikan pengalaman dan tips-tips manakala akan memulai budidaya tanaman Vanilla. Its Time to Pollination! Bagi pembaca yang tertarik mengikuti Vanilla Training Camp pada Kelas Khusus di bulan Juli tahun 2009 terkait materi spesial yaitu kegiatan perkawinan bunga tanaman Vanilla dan materi bermanfaat lainnya maka berikut jadwal penyelenggaraan yang dapat penulis sampaikan:



Tanggal 17 Juli hingga 19 Juli tahun 2009
Hari Jumat hingga Minggu, Peserta wajib tiba di Villa Domba tanggal 16 Juli
Penginapan bagi peserta dari luar Bandung ataupun luar Indonesia di Villa Domba
Penjemputan di Bandung Airport& Stasiun Kereta Api Bandung
Terbatas hanya untuk 5 (lima) orang Peserta



Tanggal 24 Juli hingga 26 Juli tahun 2009
Hari Jumat hingga Minggu, Peserta wajib tiba di Villa Domba tanggal 23 Juli
Penginapan bagi peserta dari luar Bandung ataupun luar Indonesia di Villa Domba
Penjemputan di Bandung Airport& Stasiun Kereta Api Bandung
Terbatas hanya untuk 5 (lima) orang Peserta

Informasi Biaya&Pendaftaran:
Sdr. Agus Ramada Setiadi, agusramadas@yahoo.co.id
Mobile Phone. +62815.941.3826




We open the course for everyone who interested to learn more about Vanilla. The place is in our Vanilla plantation on Bandung, West Java provincies, Indonesia. You can learn about how to pollinate Vanilla flower, how to produce Vanilla cutting, how to planting Vanilla on the land plantation, how to produce organic fertilizer for the Vanilla plant including you can see the Vanilla bean. The course taking 3 days in our plantation, please not confuse about the accommodation and food, we provide you with some facilities at the farm that you can learn in comfortable condition. Need more information about the prices and schedule? Please to contact. agusramadas@yahoo.co.id


KLIK Video (1)
Its time to Vanilla Pollination
http://www.youtube.com/watch?v=PADVWz3Zj34

KLIK Video (2)
How to produce Vanilla Cutting
http://www.youtube.com/watch?v=wqjXT5bv324

KLIK Video (3)
How to planting the Vanilla
http://www.youtube.com/watch?v=RrAx75JzmoE

KLIK Video (4)
How to produce organic fertilizer
http://www.youtube.com/watch?v=slAz35tu37w

Selasa, 2009 Juli 07

VD& PENSIUNPRENEUR

Lumayan padat akan tetapi sangatlah menyenangkan, demikian kiranya gambaran suasana kegiatan pada awal bulan Juli ini di lokasi perkebunan Vanilla organik dan peternakan Villa Domba. Suatu kehormatan bagi Villa Domba atas kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Bp. Hadi Kuntoro sebagai salah seorang senior bagi penulis di Komunitas Tangan Di Atas di mana beliau datang bersama para tamu dari Biofarma Bandung yang tergabung dalam program pensiunpreneur. Pak Hadi kebetulan menjadi salah satu pembicara pada program yang memang khusus ditujukan bagi para karyawan yang akan memasuki masa persiapan pensiun tersebut dan Villa Domba adalah salah satu lokasi usaha yang masuk dalam daftar kunjungan peserta program pensiunpreneur Biofarma. Sebanyak lebih kurang 30 peserta dari Bio Farma Bandung bersama tim pak Hadi Kuntoro mengunjungi lokasi perkebunan Vanilla organik dan peternakan Villa Domba pada minggu lalu.




Kedatangan pak Hadi Kuntoro dan peserta program pensiunpreneur Alhamdullilah disambut langsung oleh sang penggagas Villa Domba yaitu pak Suhadi Sukama yang juga merupakan ayah bagi penulis. ”Pensiun bukan berarti kiamat! Pensiun justru memberikan kesempatan dan peluang bagi Kita untuk semakin lebih produktif dalam berkarya dan melakukan segala sesuatu yang Kita impikan selama ini!” sebuah sharing pengalaman yang disampaikan oleh sang penggagas Villa Domba kepada para peserta pensiunpreneur yang berada di wisma Villa Domba. Sengaja memang penulis meminta sang penggagas untuk membagikan pengalamannya pada program tersebut di mana tidak lain dikarenakan beliau pun merupakan seorang pensiunan yang dahulunya aktif bekerja dibidang perminyakan.





”Satu kesalahan yang paling sering dilakukan oleh seseorang semasa masih kuat dan giat dalam bekerja adalah mereka lupa bahwa dibalik kenyamanan yang ada maka suatu saat akan berubah menjadi sesuatu yang menakutkan manakala sudah tidak sanggup lagi dalam bekerja dalam arti pensiun! Dan konyol bilamana itu dihadapinya tanpa persiapan ataupun dalam waktu yang singkat!” pesan lain yang penulis simak dari sang penggagas Villa Domba. Pak Suhadi pun menceritakan pengalamannya bagaimana beliau dan isteri giat menabung untuk mempersiapkan masa pensiun pada 10 tahun sebelumnya. ”Bisnis itu perlu proses belajar dan bukan tidak mungkin akan jatuh bangun dulu awalnya! Baru mulai berbisnis saat memasuki masa pensiun akan memiliki resiko yang jauh lebih besar sebenarnya dibandingkan belajar memulai saat masih aktif bekerja!” tegas sang penggagas Villa Domba. Suasana perjumpaan semakin lebih hidup namun tetap berlangsung santai manakala selepas tinjauan lapangan dilakukan diskusi di saung Villa Domba.




”Pilih bidang bisnis yang klop dengan kesenangan Kita! Yang sekiranya cocok dengan keinginan Kita dan bisa membuat diri Kita bahagia!” tips lain dari sang penggagas Villa Domba. ”Untuk orang seusia Kita yang sudah di atas 50 tahun di mana materi bukan lagi tujuan sebaiknya! Pilih bidang bisnis yang disisa usia hidup Kita ini dapat memberikan manfaat bagi orang banyak!” Sebuah masukan lain dari sang penggagas Villa Domba bagi para calon pensiunan yang tertarik terjun dibidang pertanian dan peternakan, ”Kalau mau bertani dan beternak ya tempatnya di desa, sedari sekarang olehkarenanya belilah tanah yang lokasinya ada di desa dan bukan di kota! Sebab kalau beli tanahnya di kota mungkin uang pensiun Kita untuk beli tanahnya saja sudah tidak cukup atau langsung habis! Tapi kalau beli tanah di desa maka masih ada tabungan untuk mempersiapkan hal-hal lainnya dan utamanya bermanfaat pula keberadaan Kita untuk masyarakat desa di mana tetap menjaga jatidiri desa!” Salam Petani Organik& Peternak Indonesia!


KLIK Video (1)
http://www.youtube.com/watch?v=1TFjRsnW8vY
Suatu kehormatan bagi Villa Domba atas kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Bp. Hadi Kuntoro sebagai salah seorang senior bagi penulis di Komunitas Tangan Di Atas di mana beliau datang bersama para tamu dari Biofarma Bandung yang tergabung dalam program pensiunpreneur. Pak Hadi kebetulan menjadi salah satu pembicara pada program yang memang khusus ditujukan bagi para karyawan yang akan memasuki masa persiapan pensiun tersebut dan Villa Domba adalah salah satu lokasi usaha yang masuk dalam daftar kunjungan peserta program pensiunpreneur Biofarma. Sebanyak lebih kurang 30 peserta dari Biofarma Bandung bersama tim pak Hadi Kuntoro mengunjungi lokasi perkebunan Vanilla organik dan peternakan Villa Domba pada minggu lalu.

KLIK Video (2)
http://www.youtube.com/watch?v=2rK3USxJOzE
Kedatangan pak Hadi Kuntoro dan peserta program pensiunpreneur Alhamdullilah disambut langsung oleh sang penggagas Villa Domba yaitu pak Suhadi Sukama yang juga merupakan ayah bagi penulis. Sengaja memang penulis meminta sang penggagas untuk membagikan pengalamannya pada program tersebut di mana tidak lain dikarenakan beliau pun merupakan seorang pensiunan yang dahulunya aktif bekerja dibidang perminyakan.

KLIK Video (3)
http://www.youtube.com/watch?v=IqdYRGwGFRk
Pak Hadi kebetulan menjadi salah satu pembicara pada program yang memang khusus ditujukan bagi para karyawan yang akan memasuki masa persiapan pensiun tersebut dan Villa Domba adalah salah satu lokasi usaha yang masuk dalam daftar kunjungan peserta program pensiunpreneur Biofarma. Sebanyak lebih kurang 30 peserta dari Biofarma Bandung bersama tim pak Hadi Kuntoro mengunjungi lokasi perkebunan Vanilla organik dan peternakan Villa Domba pada minggu lalu.


KLIK Video (4)
http://www.youtube.com/watch?v=ktcDjjVnCJU
”Kalau mau bertani dan beternak ya tempatnya di desa, sedari sekarang olehkarenanya belilah tanah yang lokasinya ada di desa dan bukan di kota! Sebab kalau beli tanahnya di kota mungkin uang pensiun Kita untuk beli tanahnya saja sudah tidak cukup atau langsung habis! Tapi kalau beli tanah di desa maka masih ada tabungan untuk mempersiapkan hal-hal lainnya dan utamanya bermanfaat pula keberadaan Kita untuk masyarakat desa di mana tetap menjaga jatidiri desa!” pesan lain yang penulis tangkap dari sang penggagas Villa Domba pada perjumpaan dengan peserta pensiunpreneur dari Biofarma Bandung. Salam Petani Organik& Peternak Indonesia!


Informasi Blog:
Untuk para pensiunan ataupun karyawan yang sebentar lagi akan memasuki masa pensiun, silahkan bilamana ingin berbagi pengalaman maupun bertukar pikiran dengan sang penggagas Villa Domba yaitu pak Suhadi Sukama seputar masa pensiun maka dapat mengirimkan Email melalui penulis: agusramadas@yahoo.co.id, selanjutnya Email akan penulis teruskan kepada pak Suhadi secara langsung. Optimis, Tetap Semangat! Hatur Nuhun.

Selasa, 2009 Juni 30

HOW TO START VANILLA PLANTING

Sebuah email masuk yang diterima oleh penulis belum lama ini dan bertanya tentang bagaimana teknik penanaman bibit Vanilla yang benar di lapangan. Dalam arti bibit tanaman Vanilla yang sebelumnya sudah berada dalam media pollybag untuk selanjutnya dipindahkan ke lubang tanam. Semoga dapat menjadi informasi yang bermanfaat dari pengalaman yang penulis alami di lokasi perkebunan organik dan peternakan Villa Domba. Kita awali penjelasan judul kali ini saat di mana bibit tanaman Vanilla diperoleh pertamakali dengan cara stek dari tanaman yang sehat, walaupun penulis sudah pernah membahasnya pada Blog namun tidak ada salahnya untuk kembali dijelaskan.




Sumber bibit stek harus berasal dari sulur tanaman Vanilla yang sehat dan tidak berpenyakit, sebaiknya pula sumber bibit stek adalah dari sulur tanaman Vanilla yang belum pernah berbunga. Pemotongan stek dilakukan dengan menggunakan alat bantu cutter dan harus dalam keadaan steril. Olesi sulur tanaman Vanilla yang sudah dipotong dengan BioFOB Powder untuk menghindari busuk akibat pelukaan mekanik. Panjang sulur yang dibutuhkan untuk kepentingan stek setidaknya adalah 45 cm di mana selanjutnya dapat dipotong lagi untuk menghasilkan produksi stek yang lebih banyak. Treatment BioFOB Powder pun kembali diperlukan pada bibit stek manakala akan dipindahkan ke tempat persemaian dengan media sabut kelapa (cocopeat) di mana sebelumnya telah dilakukan pula perendaman dengan menggunakan BioFOB Cair. Keahlian teknik ini bisa pembaca dapatkan dengan mengikuti Vanilla Training Camp di lokasi perkebunan Kami.





Stek akan mulai menghasilkan akar setelah 2 minggu dan selanjutnya dipindahkan ke media pollybag yang berisikan campuran tanah, sekam, sabut kelapa dan pupuk kandang dengan komposisi 1 : 1 : 1 : 1. Stek tetap dipelihara dalam mini greenhouse (persemaian) selama lebih kurang 2 bulan dengan teknik penyiraman yaitu setiap 3 hari sekali. Penyiraman adalah menggunakan sprayer. Tanaman Vanilla sangat sensitif terhadap kekeringan dan juga sangat peka terhadap kelembapan, gejala tanaman akibat kondisi ekstrim tersebut antara lain daun menguning ataupun busuk akar namun bukan termasuk jenis penyakit busuk batang, olehkarenanya perlu dilakukan pengontrolan rutin dan pemeliharaan pada bibit stek Vanilla secara baik dan benar. Keahlian teknik ini bisa pembaca dapatkan dengan mengikuti Vanilla Training Camp di lokasi perkebunan Kami.

Setelah stek menghasilkan tunas baru antara 1 hingga 4 buku maka stek dalam media pollybag siap ditanam ke lapangan. Tidak hanya saja produksi buahnya, stek sulur tanaman Vanilla juga memiliki potensi bisnis yang menjanjikan untuk dikembangkan sebagai peluang usaha. Seiring dengan kebutuhan buah Vanilla dunia yang terus meningkat pada tiap tahunnya maka kebutuhan bibit tanaman Vanilla juga akan semakin tinggi. Keahlian perbanyakan bibit tanaman Vanilla dengan cara stek ini bisa pembaca miliki dengan mengikuti kegiatan Vanilla Training Camp di lokasi perkebunan Kami sehingga pembaca pun nantinya bisa melakukan perbanyakan bibit tanaman Vanilla sendiri.




Pemindahan bibit tanaman Vanilla dari media pollybag ke lubang tanam diawali dengan pembuatan lubang tanam di dekat pohon panjat (rambatan) tanaman Vanilla. Penanaman tanaman Vanilla sebaiknya dilakukan pada saat awal musim hujan. Tanah disekitar pohon panjat dibersihkan dan dibuat lubang tanam untuk tanaman Vanilla. Kedalaman lubang tanam dibuat dengan ukuran 60 x 60 x 40 cm (Panjang x Lebar x Dalam) dengan jarak 15 cm dari pohon panjat. Biarkan lubang tanam selama 1 minggu di mana di setiap lubang tanam diberikan pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 20 Kg dan media sabut kelapa. Untuk membantu pertumbuhan sulur di mana akar lekat dapat menempel pada pohon tajar maka dapat diberikan bantuan batang kayu. Keahlian ini bisa pembaca dapatkan dengan mengikuti Vanilla Training Camp di lokasi perkebunan Kami.







Vanilla Training Camp
Lokasi Perkebunan Organik& Peternakan Villa Domba
Bandung, Provinsi Jawa Barat – Indonesia



Kelas Pelatihan dibulan Juli tahun 2009 + Pembungaan Bunga Vanilla
Gelombang Pertama, Tanggal 10 Juli hingga 12 Juli Tahun 2009
Gelombang Kedua, Tanggal 17 Juli hingga 19 Juli Tahun 2009
Gelombang Ketiga, Tanggal 24 Juli hingga 26 Juli Tahun 2009






Peserta diwajibkan sudah tiba yaitu 1 hari sebelum pelaksanaan pelatihan - Peserta disediakan penginapan di lokasi perkebunan Kami - Penjemputan di Bandung Airport dan Stasiun Kereta Api Bandung untuk menuju lokasi perkebunan Kami - Informasi Biaya& Konfirmasi Pendaftaran:


Sdr. Agus Ramada S, Mobile Phone. +62815.941.3826
Email. agusramadas@yahoo.co.id

KLIK Informasi Lebih Lanjut.

http://organicindonesianvanilla.blogspot.com/2009/06/vanilla-lets-to-camp.html

VANILLA DOKA

Tidak hanya sinergi lapangan berupa pemanfaatan limbah kotoran ternak sebagai bahan baku pupuk organik, apa jadinya bila daging domba muda bersinergi dengan buah Vanilla? Menarik untuk coba penulis ketahui lebih jauh. Berikut adalah beberapa link kumpulan resep yang penulis dapatkan sebagai hasil penelusuran di internet terkait sinergi daging domba muda dan buah Vanilla menjadi suatu menu masakan yang mengundang selera, semoga dapat menjadi informasi bermanfaat.

Roast Lamb with
Cranberry Vanilla Wine Sauce

http://www.brokennosevanilla.com.au/?page_id=56




Coffee and Spice Rubbed
Lamb with Coffee Vanilla Sauce

http://www.coffeebreakusa.com/c_com_coff_spice.php



Cardamom Dusted
Lamb Chops With Rich Vanilla Sauce

http://www.foodreference.com/html/card-lamb-012308.html



Cara Membuat Saus Vanilla?
Bahan: 200 ml susu cair, 200 ml krim, 1 batang vanilla yang dibelah dan dikerik bagian dalamnya, 2 buah kuning telur, 3 sendok makan gula pasir, 2 sendok teh tepung maizena. Cara membuat: Campur jadi satu susu dan krim, masukan juga vanilla batangnya, didihkan. setelah mendidih angkat dan diamkan + 15 menit untuk menyerap rasa vanilla, kemudian keluarkan batang vanilla. Campur jadi satu kuning telur, gula pasir dan tepung maizena, beri tambahan adonan susu dari panci secukupnya, kocok rata, masukan ke dalam adonan susu, masak kembali diatas api kecil sambil terus diaduk hingga saus mengental. Tidak hanya saja dengan daging domba muda, kemudian apakah bisa susu kambing juga bersinergi dengan buah Vanilla? Semakin lebih menarik untuk ditelusuri.



Victorian Vanilla Goat Milk Soap
http://www.escentedcandle.com/goats_milk_soap.html



Goat Milk Vanilla Cream Soap
http://www.flower-peddler.com/store/images/T/gm%20vanilla%20small.jpg