OUR APOLOGIZE IF OUR VANILLA STOCK NOT READY TO SELL TODAY,WE WILL BACK TO SALES AFTER PRODUCTION READY.EMAIL.agusramadas@yahoo.co.id

Wednesday, July 2, 2008

MANFAAT DAUN JATI

Menjadi pertanyaan dalam hati penulis manakala melihat paman yang sedang melakukan pendataan diameter pohon Jati di lokasi perkebunan vanilla yang Kami miliki, ”Apakah daun jati bisa dimanfaatkan sebagai kreasi seni?“ pikir penulis ketika mata tertuju kepada daun Jati Jumbo yang sudah mengering dan berserakan di lahan tumpang sari dengan tanaman vanili, walaupun beberapa referensi ada juga yang menyatakan manfaat daun jati sebagai bahan yang bisa diolah menjadi pupuk organik, organic leaf compost, demikian istilah yang biasa dikenal untuk kompos yang dibuat dari limbah dedaunan, daun Jati diantaranya, Teak Leaves for Compost

Kumpulan artikel menarik tentang daun jati, semoga bermanfaat.




Bersumber dari Cybertokoh.com, pohon pisang selama ini lebih banyak diambil buah dan daunnya. Pisang yang tak berbuah dua kali tersebut, setelah berbuah daunnya diambil, pohonnya lalu ditebang menjadi sampah. Di tangan orang yang memiliki kreativitas, pohon pisang yang sudah kering bisa menjadi kerajinan unik dan memiliki cita rasa seni tinggi. Pelepah pisang, daun hingga batangnya, oleh Mujiyanto dibuat kerajinan tempel. 

Hasil karyanya sudah menjadi langganan restoran dan hotel-hotel berbintang di Lombok, NTB, bahkan hingga Italia. Tidak itu saja, limbah daun lainnya seperti daun mahoni, daun jati, daun lamtoro, serabut kelapa bagian luar maupun dalam, daun pisang hingga ranting kayu bisa dijadikan karya seni. “Pokoknya daun-daunan yang selama ini dianggap limbah dan cenderung dibakar bisa diolah menjadi kerajinan,” ungkap Mujiyanto. Setelah menjadi kerajinan unik, limbah lebih berharga dari hasil buminya. Menggeluti kerajinan limbah alami ini, sebenarnya bisa mendatangkan keuntungan mengingat bahan bakunya yang gampang didapat.

Kap lampu terbuat dari daun jati sehingga cahaya temaram akan memiliki tekstur daun jati yang dipadukan dengan dudukan lampu dari bebatuan alami, sebagaimana kerajinan lainnya yang didapat dari situs Indonetwork. Ataupun pemanfaatan daun jati yang masih sebagai bahan kerajinan pada situs Indosiar, Kreasi Unik Daun Jati.


Indosiar.com, Muara Enim - Pohon jati ternyata memiliki banyak kegunaan, selain batangnya sudah sangat terkenal sebagai kayu bernilai tinggi, daun pohon jati bisa dijadikan bahan pembuat souvenir yang tidak kalah nilainya dengan kayu jati. Di tangan yang seorang kreatif selembar daun pohon jati bisa bernilai puluhan ribu hingga ratusan rupiah. Kreasi souvenir dari daun pohon jati ini antara lain dikembangkan oleh Zamrotin, pemuda asal kota Muara Enim, Sumatera Selatan. 

Melalui tangan kreatif Zamrotin, daun jati yang selama ini hanya digunakan sebagai sarana pembungkus makanan bisa menjadi kotak tissue, tempat pensil hingga jam dinding dan miniatur rumah. Daun jati yang digunakan untuk membuat souvenir unik ini adalah daun jati yang lebar dan tanpa lubang. Daun jati yang telah memenuhi persyaratan lalu di proses pengawetan dan pengerasan dan dipotong sesuai pola yang diinginkan. 

Usai proses pemotongan daun jati ditempelkan ke pola yang sudah dibentuk sebelumnya. Sedangkan untuk mempercantik tampilan daun jati, daun jati bisa dihias dengan pernak - pernik dari biji - bijian yang berwarna - warni. Untuk membuat sebuah kotak tissue misalnya, Zamrotin hanya membutuhkan satu lembar daun jati saja. Meski terkesan sederhana, namun kerajinan hasil karya Zamrotin ini mampu dijual dengan harga berkisar antara 25 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Hasil karyanya pun tidak hanya ditemui diwilayah Sumatera Selatan tapi telah menyebar ke sejumlah daerah di Pulau Sumatera.






Melihat kenyataan kebutuhan kayu dunia yang semakin meningkat setiap tahun sementara areal hutan di masing-masing negara semakin berkurang, maka dapat diperkirakan beberapa tahun lagi dunia akan semakin sulit memenuhi kebutuhan kayu bermutu. Indonesia khususnya yang beberapa tahun lalu masih merupakan salah satu sentra produksi kayu dunia, kini bahkan sudah mulai kesulitan memenuhi kebutuhan kayu dalam negeri sendiri. Untuk kayu bermutu tinggi, kayu Jati khususnya, dapat diperkirakan akan lebih sulit lagi untuk mendapatkannya, maka dapat dipastikan harga akan semakin tinggi. 


Indonesia yang letaknya disekitar ekuator, dengan sinar matahari yang cukup intensif dan panjang, ditunjang oleh curah hujan yang cukup dan tanah subur yang masih sangat luas, ditinjau secara komersial penanaman Jati jelas mempunyai prospek yang sangat cerah. Tidak mengherankan, beberapa tahun lalu usaha penanaman Jati secara komersial di beberapa negara masih menjadi monopoli pemerintah. Kini dengan semakin terbukanya dunia usaha, tersedianya jenis-jenis bibit Jati yang diproduksi melalui kultur jaringan yang sangat unggul, tumbuh cepat dan berkualitas tinggi, khususnya pada JATI JUMBO® akan menghasilkan kayu yang bermutu tinggi dan seragam dalam jumlah besar. Hal ini memperjelas prospek usaha yang lebih cerah.

VIDEO YOUTUBE BUDIDAYA POHON JATI
Pengukuran Diamater Jati(1)http://www.youtube.com/watch?v=WfVYlpz6eWw
Pengukuran Diamater Jati(2)http://www.youtube.com/watch?v=nv6tvunhiJE 

Terkait dengan pemanasan global dan perubahan iklim, Dharma Wanita Pusat (DWP) Direktorat Jenderal (Ditjen) Penataan Ruang dan Ditjen Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum (PU) kembali melakukan penanaman pohon di empat Kelurahan wilayah Kecamatan Rawa Lumbu, Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 500 batang pohon terdiri dari pohon jati emas (300 batang) dan 200 batang tanaman pelindung. Gerakan tanam dan pelihara pohon merupakan kelanjutan dari program pemerintah ”Gerakan Wanita Tanam dan Pelihara 10 Juta Pohon.” Rombongan DWP tersebut masing-masing dipimpin Ibu Rochyat Deni (Ditjen Penataan Ruang) dan Ibu Erna Budiyuwono (Ditjen Cipta Karya). Dalam aksi pemberian bantuan dan tanam pohon mereka diterima langsung oleh Camat Rawa Lumbu di Ruang Pertemuan Kelurahan Bojong Rawa Lumbu yang dihadiri tokoh masyarakat dan para Lurah penerima bantuan pohon serta anggota karang taruna kelurahan setempat. 
Lampu Meja asli produk Indonesia yang sudah di export . Keindahan Lampu dari bahan natural biji mahiny dengan desain unik dari bahan-bahan asli Indonesia yang dibuat dikerjakan 100% secara handmade (kerajinan tangan) oleh tenaga trampil anak bangsa. Cahaya yang dihasilkan sangat cantik , unik dan menarik.


Membaca Posting Ini Disarankan Juga Klik.

1 comment:

Khasiat daun alami said...

Sip atas informasinya. Indonesia memang kaya akan tumbuhan yang bermanfaat