SINCE WE HAVE PRODUCTION PROBLEM,THEREFORE WE ONLY ABLE TO HANDLE SMALL DOMESTIC ORDER THIS YEAR,OUR APOLOGY

Saturday, October 17, 2009

BUNGA VANILLA

Bunga Vanilla termasuk Biseksual atau Hermaprodit. Bunga Vanilla keluar dari ketiak daun. Rangkaian bunga panjangnya 5 cm sampai 8 cm. Jumlah bunga per tandan bisa mencapai 30 bunga. Bunga bewarna hijau kekuningan, ada yang beraroma wangi dan ada yang tidak. Diameter bunga adalah 10 cm dan tangkainya sangat pendek. Bunga akan muncul manakala tanaman mengalami rangsangan tertentu seperti pemotongan pucuk atau cekaman lingkungan.

Bunga Vanilla tidak bisa menyerbuk sendiri karena Kepala Putik (Stigma) tertutup seluruhnya oleh Lidah Bunga (Rostellum). Penyerbukan bunga vanili harus dilakukan oleh manusia atau bantuan seranggga Melipona Bee. Peristiwa jatuhnya Serbuk Sari (Pollen) di atas Kepala Putik (Stigma) merupakan rangkaian proses reproduksi Bunga Vanilla yang kelak menghasilkan Buah. Cara penyerbukan Bunga Vanilla adalah dengan mengangkat Rostellum yang membatasi bunga Jantan (Anther) dan alat betinanya (Stigma) dengan mengunakan lidi sepanjang 10 cm. Kemudian serbuk sari bunga Jantan (Pollen) diletakkan pada Stigma yang berada di bawahnya.

Untuk mengetahui berhasil atau tidaknya pekerjaan penyerbukan bunga tanaman vanili dapat dilihat dari keadaan bunga setelah 1 - 2 hari. Apabila bunga vanili tetap tinggal dirangkaiannya berarti penyerbukan berhasil dan jika proses penyerbukan gagal bunga vanili akan jatuh. Bila jumlah buah dalam satu tandan sudah cukup (9-12 buah) sebaiknya pekerjaan penyerbukan dihentikan dan sisa bunga vanili yang ada dibuang. Rata-rata satu orang dapat mengawinkan 1000 bunga vanili per hari.

Bunga vanilla atau bunga vanili yang berhasil dikawinkan selanjutnya akan menjadi buah vanilla yang masih berwarna hijau atau mentah, buah ini masih belum bisa dimanfaatkan dan masih harus menunggu proses panen setidaknya 7 bulan setelah perkawinan bunga tanaman vanili. Setelah memasuki 7 bulan usai perkawinan bunga vanili, buah vanilla pun siap dipanen di mana warnanya sudah berubah menjadi hijau muda dan agak kekuningan. Tahapan selanjutnya buah vanilla dikeringkan selama 3 bulan hingga pada akhirnya menjadi produk siap jual sebagaimana tampak pada gambar di bawah ini. 

Buah vanilla kering adalah sebutan untuk buah vanili yang sudah dipanen atau dikeringkan, biasa disebut juga vanilla stick, vanilla bean, vanilla pod, vanili kering ataupun vanilla batangan. Ingin mengetahui lebih banyak pemanfaatan buah vanili? Semoga tautan link berikut dapat bermanfaat:
Ingin coba membuat saus alami dari buah vanilla beans? Bahan: 200 ml susu cair, 200 ml krim, 1 batang vanilla yang dibelah dan dikerik bagian dalamnya, 2 buah kuning telur, 3 sendok makan gula pasir, 2 sendok teh tepung maizena. Cara membuat: Campur jadi satu susu dan krim, masukan juga vanilla batangnya, didihkan. setelah mendidih angkat dan diamkan + 15 menit untuk menyerap rasa vanilla, kemudian keluarkan batang vanilla. Campur jadi satu kuning telur, gula pasir dan tepung maizena, beri tambahan adonan susu dari panci secukupnya, kocok rata, masukan ke dalam adonan susu, masak kembali diatas api kecil sambil terus diaduk hingga saus mengental.

1 comment:

Asri said...

Semoga semakin banyak obat-obat organik yang dihasilkan dan banyak manfaatnya bagi masyarakat indonesia dan dunia.