Adalah harapan seluruh insan pastinya khususnya bagi Kita yang muslim agar pada semua produk baik makanan dan minuman ataupun yang berhubungan dengan proses pembuatannya disamping aman untuk dikonsumsi akan tetapi juga harus terjamin kehalalannya. Pertanyaannya ialah bagaimana caranya Kita dapat mengetahui bilamana produk yang dikonsumsi ataupun dibuat tersebut terjamin kehalalannya? Bilamana sekedar berpedoman pada label Halal saja bagi penulis pribadi tidaklah cukup, sangatlah penting pula kiranya bagi Kita di mana dapat lebih menambah pengetahuan tentunya apabila juga mengetahui proses pembuatan daripada produk makanan dan minuman dimaksud walaupun mungkin hanya sebatas studi literatur. Semoga ulasan penulis berikut dapat memberikan manfaat di mana ucapan permohonan maaf seandainya terdapat kekurangan maupun kekeliruan dalam penjelasan di tengah keterbatasan. Ulasan ini dibuat atas permintaan beberapa pelanggan setia dan juga membantu bahan literature bagi kegiatan praktik kerja lapangan yang tengah dilakukan beberapa sahabat muda mudi jurusan Manajemen Agribisnis IPB di lokasi perkebunan Kami.
Vanilla Extract, bagi kalangan ibu-ibu pecinta kuliner ataupun hobi dalam memasak aneka kue dan makanan tentunya sudah tidak asing lagi dengan salah satu produk turunan daripada vanilla bean yang dijual dalam bentuk cair ini. Vanilla Extract dibuat dengan tujuan agar flavor vanillin yang terkandung dalam vanilla bean lebih mudah untuk dimanfaatkan dengan bentuknya yang dirubah menjadi cair. Adapun untuk kepentingan industri, vanilla extract dibuat dalam upaya efesiensi daripada cost produksi terkait pemanfaatan vanillin. Sekarang bayangkan saja bilamana hanya cukup dari 3 sampai 5 batang vanilla bean yang mengandung flavor vanillin ialah dapat diperbanyak lagi hingga sampai literan, dengan harga vanilla bean alami yang terbilang cukup mahal maka sudah barang tentu pembuatan vanilla extract dapat dijadikan salah satu bentuk upaya penghematan bagi sektor industri seperti pabrik makanan, minuman, kosmetika dan perfume terkait flavor vanillin. Lalu seperti apa sebenarnya prinsip dasar daripada pembuatan produk vanilla extract ini?
Pengertian vanilla extract dalam bahasa sederhana adalah larutan yang mengandung flavor vanillin. Ini artinya vanilla extract dibuat dengan tujuan agar bagaimana flavor vanillin yang terkandung dalam vanilla bean dapat ditransfer ke dalam bentuk larutan cair. Ragam studi literatur yang dapat dengan mudah di search melalui internet adalah banyak menjelaskan tentang bagaimana cara pembuatan vanilla extract ini yang ternyata terbilang sederhana sehingga bisa dikatakan sebagai suatu resep rumahan. Bahan baku utama yang berupa batang vanilla bean terlebih dahulu dikeluarkan biji bagian dalamnya kemudian dimasukkan ke dalam suatu botol minuman yang mengandung alkohol seperti vodka ataupun brandy beserta kulitnya dan didiamkan selama 2 hingga 3 minggu untuk terjadinya reaksi sehingga flavor vanillin menjadi lebih menyengat dan jumlahnya semakin banyak dalam bentuk cair, setelah itu vanilla extract pun siap untuk digunakan. Pertanyaannya adalah mengapa harus minuman yang mengandung alkohol yang digunakan dalam menciptakan flavor vanillin berupa cairan tersebut? Apakah memang tidak ada pengganti larutan lain selain alkohol?
Menarik untuk diketahui lebih jauh tentang lanjutan ulasan di atas sekaligus tantangan untuk dicari solusinya yaitu substitusi minuman beralkohol pada pembuatan vanilla extract skala rumahan. Syukur-syukur semisalnya substitusi larutan alkohol pada pembuatan vanilla extract skala rumahan ini nantinya juga dapat dikembangkan pada skala industri, Halal Vanilla Extract, potensi pasarnya YAKIN luar biasa sebagai pasokan sektor industri produk makanan, minuman ataupun kecantikan yang HALAL, tidak hanya untuk market lokal akan tetapi juga pastinya manca negara! Menarik juga bilamana hasil searching pada Google melalui internet terdapat ragam pertanyaan apakah vanilla extract dapat diproduksi tanpa harus menggunakan larutan alkohol? Ini artinya memang juga ada suatu kerinduan untuk suatu produk yang dinamakan Halal Vanilla Extract! Kembali lagi pada pertanyaannya adalah bisakah produk vanilla extract dibuat tanpa harus dengan menggunakan larutan beralkohol? Walaupun ada beberapa pendapat yang menyatakan pula setelah berakhirnya proses pembuatan vanilla extract dengan larutan alkohol di mana kandungan alkohol hanya tinggal sedikit dikarenakan terjadinya proses penguapan sehingga aman untuk dikonsumsi.
Terhantarlah penulis pada suatu forum diskusi Komunitas Herbal yang mana ternyata sama-sama juga merindukan suatu produk ekstraks nabati yang tidak menggunakan alkohol sebagai larutan dalam proses pembuatannya. Sebagian daripada pembaca mungkin pernah mendengar dengan apa yang dinamakan Gliserin? Penulis pun baru mengetahui informasinya melalui salah satu web di internet yaitu bilamana Gliserin yang selama ini Kita kenal sebagai turunan lemak yang diperoleh dari hasil samping dalam pembuatan sabun, adalah ternyata bisa pula Gliserin diperoleh dari lemak hewani seperti sapi ataupun juga lemak nabati seperti dari kelapa sawit dan sayuran. Nah Gliserin yang berasal dari lemak nabati inilah yang ternyata bersama vanilla bean berdasar studi literatur yang ada diketahui juga adalah bisa digunakan sebagai substitusi alkohol pada pembuatan vanilla extract. Silahkan KLIK sebuah link menarik berikut untuk dapat mengetahui lebih jauh tentang produk Gliserin Sayuran atau yang dikenal pula dengan sebutan Vegetable Glycerin, ucapan maaf bilamana terdapat kekurangan dalam ulasan.
What is Vegetable Glycerin? http://www.wisegeek.com/what-is-vegetable-glycerin.htm
Vegetable Glycerin atau dikenal juga sebagai gliserol sayuran adalah merupakan karbohidrat yang berasal dari minyak tumbuhan. Vegetable Glycerin umumnya digunakan sebagai pemanis dan sebagai bahan dalam sejumlah produk kosmetik natural, namun Vegetable Glycerin pun ternyata dapat pula digunakan sebagai pengganti alkohol untuk ekstrak tumbuhan. Gliserin itu sendiri adalah suatu senyawa organik yang terdiri dari tiga karbon atom, hydrogen atom, dan tiga OH kelompok. OH Kelompok-kelompok ini membentuk ikatan hidrogen dengan air, memperlambat gerakan dan memberikan gliserin cair sirup sehingga tahan terhadap pembekuan, gliserin nabati Food-grade adalah 99.7% murni dengan air yang tersisa 0,3%. Rasanya manis tetapi dimetabolisme berbeda dari gula sehingga tidak meningkatkan tingkat gula darah. Gliserin sayuran digunakan dalam makanan dipasarkan sebagai rendah karbohidrat untuk menjaga kemanisan. Gliserin sayuran juga tidak memberikan kontribusi terhadap kerusakan gigi akibat bakteri. Gliserin sayuran pun dapat digunakan sebagai pengganti alkohol dalam membuat ekstrak botani. Keuntungannya adalah bahwa orang-orang yang tidak ingin mengkonsumsi alkohol masih dapat memiliki akses ke produk ekstraks botani. Sedangkan kerugiannya adalah bahwa produk yang dihasilkan memiliki ketahanan produk yang jauh lebih singkat. Penulis sendiri belum mengetahui pasti apakah produk Gliserin Sayuran ini dapat dengan mudah didapat di tanah air, namun di kawasan Eropa, harga produk Vegetable Glycerin masih terbilang cukup mahal yaitu sekitar 11 Euro per 0,5 liternya. Cukup sederhana pembuatan vanilla extract dengan Gliserin Sayuran sebagai pengganti larutan alkohol ini, Silahkan KLIK Web.
Homemade Alcohol Free for Vanilla Extract
Semoga ulasan di atas dapat memberikan manfaat dan besar harapan akan banyak penelitian terlahir dari putera-puteri bangsa untuk lebih mendalami produk Gliserin Sayuran ini. Ucapan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan maupun kekeliruan dalam penjelasan. Salam Bangga menjadi Petani dan Peternak Indonesia!


0 komentar:
Poskan Komentar